(ICTROMI) Airway Management and Mechanical Ventilation Angkatan 1
(ICTROMI) Airway Management and Mechanical Ventilation Angkatan 1
Deskripsi Pelatihan
Airway management dan mechanical ventilation merupakan dua aspek fundamental dalam penatalaksanaan kedaruratan dan perawatan intensif, baik pada pasien dewasa maupun anak. Kegagalan dalam mempertahankan jalan napas secara adekuat dapat menyebabkan hipoksia berat, cedera neurologis permanen, hingga kematian dalam hitungan menit. Data epidemiologis menunjukkan bahwa sebagian besar kematian preventable pada fase pra-rumah sakit maupun di instalasi gawat darurat terkait langsung dengan keterlambatan atau kesalahan dalam manajemen jalan napas.
Pada pasien anak, situasi menjadi lebih kompleks karena perbedaan anatomi-fisiologis yang signifikan, seperti ukuran jalan napas yang lebih sempit, posisi laring yang lebih anterior, serta kecenderungan cepat mengalami obstruksi dan dekompensasi ventilasi. Hal ini menuntut tenaga kesehatan untuk memiliki pemahaman mendalam dan keterampilan khusus dalam menangani airway pediatric, yang tidak dapat disamakan begitu saja dengan pasien dewasa.
Tujuan & Sasaran
intervensi, dan tata laksana airway management serta mechanical ventilation pada pasien dewasa dan anak secara aman, efektif, dan sesuai standar terkini.
Kompetensi yang Didapatkan
Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan mampu:
a. Memahami anatomi dan fisiologi jalan napas pada pasien dewasa dan anak serta implikasinya terhadap teknik airway management.
b. Melakukan penilaian awal jalan napas dan mengidentifikasi potensi difficult airway.
c. Menguasai teknik dasar dan lanjutan pembukaan jalan napas (bag-valve-mask ventilation, oropharyngeal/nasopharyngeal airway, supraglottic device, intubasi endotrakeal konvensional maupun video laringoskopi).
d. Melakukan manajemen jalan napas pada kondisi khusus (trauma, resusitasi, pasien obesitas, obstruksi jalan napas, bronkospasme, dll.)
e. Menentukan indikasi dan kontraindikasi penggunaan ventilasi mekanik pada dewasa dan anak.
f. Mengatur parameter ventilator dasar sesuai target oksigenasi dan ventilasi pada berbagai kondisi klinis (ARDS, sepsis, status asmatik, bronkopneumonia, neonatal distress, dll.)
g. Mengenali dan menangani komplikasi terkait intubasi maupun ventilasi mekanik.
h. Berkolaborasi secara efektif dalam tim resusitasi dan perawatan intensif terkait airway dan ventilasi.
Judul Materi & Silabus
Anatomical Assessment and Physiologically Difficult Airway
Oleh: ADE WINATARespiratory Physiology and Acute Respiratory Failure
Oleh: DR BASTIAN LUBISAirway Management in Critically ill Pediatric Patients
Oleh: ARIDAMURIANY DWIPUTRI LUBISMode ventilator I (Basic, CMV,ACMV,PC,PS)
Oleh: ARIDAMURIANY DWIPUTRI LUBISMode ventilator II (Advanced,BIPAP, APRV)
Oleh: ADE WINATAInitial Setting, Monitoring , Trouble Shooting MV
Oleh: DR BASTIAN LUBISWeaning Ventilator
Oleh: ARIDAMURIANY DWIPUTRI LUBISHands on session A : Airway Management
Oleh: ADE WINATAHands on session B : Ventilator Mode
Oleh: ARIDAMURIANY DWIPUTRI LUBISHands on session C : Ventilator Case Discussion (COPD,ARDS)
Oleh: DR BASTIAN LUBISAirway Management and Mechanical Ventilation
Oleh: NarasumberADE WINATA
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapDR BASTIAN LUBIS
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapARIDAMURIANY DWIPUTRI LUBIS
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapSasaran Peserta
Hasil Evaluasi & Ulasan
Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.
Semua peserta memberikan rating tanpa ulasan tekstual.