UNITED PHARMACIST, ONE STANDARD FOR SEAMLESS PHARMACEUTICAL CARE Angkatan 1
-
00Hari
- :
-
00Jam
- :
-
00Menit
- :
-
00Detik
FREE EVENT
UNITED PHARMACIST, ONE STANDARD FOR SEAMLESS PHARMACEUTICAL CARE Angkatan 1
Deskripsi Pelatihan
Pelayanan kefarmasian modern menuntut terselenggaranya kesinambungan pelayanan (seamless pharmaceutical care) yang menjamin mutu, keamanan, efektivitas terapi, serta keselamatan pasien sepanjang proses pelayanan, mulai dari pengadaan, penyimpanan, distribusi, penyiapan, penyerahan, penggunaan, pemantauan terapi, hingga perpindahan pasien antar fasilitas pelayanan kesehatan.
Transformasi sistem kesehatan nasional, perkembangan regulasi kefarmasian, serta pembaruan standar mutu dan akreditasi menuntut seluruh tenaga kefarmasian, baik tenaga vokasi farmasi, apoteker, maupun apoteker spesialis, untuk memiliki pemahaman dan standar kompetensi yang selaras sesuai jenjang kompetensi, kewenangan, tanggung jawab, dan lingkup praktik masing-masing. Kelompok tenaga kefarmasian tersebut merupakan bagian yang saling melengkapi dalam penyelenggaraan praktik kefarmasian yang aman, bermutu, efektif, dan berorientasi kepada pasien.
Tantangan pelayanan kefarmasian saat ini semakin kompleks, antara lain risiko medication error, ketidaktepatan penggunaan obat, kesinambungan terapi pada perpindahan pasien, pengelolaan obat high-alert dan LASA, pengelolaan rantai dingin (cold chain management), pengendalian resistensi antimikroba, pemenuhan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB), kesiapan menghadapi akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan, serta kebutuhan peningkatan mutu tata kelola pelayanan kefarmasian pada berbagai tingkat fasilitas kesehatan.
Kondisi tersebut membutuhkan standar praktik yang terintegrasi dari hulu ke hilir serta kemampuan tenaga kefarmasian untuk bekerja secara kolaboratif dengan menggunakan standar mutu, dokumentasi, komunikasi, dan proses pelayanan yang seragam. Kesinambungan pelayanan tidak dapat dicapai apabila fasilitas produksi, distribusi, rumah sakit, klinik, puskesmas, apotek, serta fasilitas pelayanan kefarmasian lainnya bekerja dengan pendekatan yang terfragmentasi.
Sebagai organisasi profesi, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), melalui sinergi berbagai bidang praktik dan seminat seperti HISFARSI, HISFARDIS, HISFARMA, dan HISFARKESMAS, memandang penting terselenggaranya kegiatan ilmiah dan peningkatan kompetensi yang dapat mempertemukan berbagai jenjang tenaga kefarmasian dan bidang praktik dalam satu standar pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien.
Oleh karena itu, dalam rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) 2026 diselenggarakan WORKSHOP UNITED PHARMACIST, ONE STANDARD FOR SEAMLESS PHARMACEUTICAL CARE sebagai forum peningkatan kompetensi berbasis kasus, simulasi, diskusi terstruktur, penugasan, dan praktik (hands-on). Kegiatan dirancang untuk menyelaraskan pemahaman regulasi, membedah standar dan elemen penilaian pelayanan kefarmasian, meningkatkan kemampuan penerapan CDOB dan cold chain management, memperkuat medication safety dan antimicrobial stewardship, serta mengintegrasikan proses medication reconciliation dan komunikasi antar fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk kesamaan persepsi, keterampilan praktis, dan kolaborasi antar tenaga kefarmasian sehingga tercipta satu standar pelayanan kefarmasian yang terintegrasi, berkesinambungan, berorientasi pada pasien, dan mendukung keselamatan pasien nasional.
Tujuan & Sasaran
Meningkatkan kompetensi, profesionalisme, keterampilan praktis, dan sinergi seluruh tenaga kefarmasian lintas jenjang kompetensi dan bidang praktik dalam mengimplementasikan seamless pharmaceutical care yang berorientasi pada pasien, keselamatan pasien, dan mutu pelayanan sesuai perkembangan regulasi serta standar pelayanan kefarmasian nasional.
Kompetensi yang Didapatkan
- Meningkatkan pemahaman tenaga vokasi farmasi, apoteker, dan apoteker spesialis mengenai transformasi praktik kefarmasian, perkembangan regulasi nasional, kewenangan profesi, serta penerapan pelayanan kefarmasian yang berorientasi kepada pasien sesuai lingkup kompetensi masing-masing.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menerapkan elemen penilaian pengelolaan dan pelayanan kefarmasian, termasuk PKPO, melalui studi kasus, simulasi, audit mandiri, dan penyusunan rencana tindak lanjut kesiapan akreditasi di rumah sakit, klinik, puskesmas, dan fasilitas pelayanan kefarmasian lainnya.
- Meningkatkan keterampilan peserta dalam menerapkan prinsip CDOB, manajemen penyimpanan dan distribusi, cold chain management, pengelolaan obat berisiko tinggi, dan pencegahan penyimpangan mutu obat sesuai regulasi serta kewenangan masing-masing tenaga kefarmasian.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan medication safety, identifikasi dan pencegahan medication error, pengelolaan obat high-alert dan LASA, serta strategi penggunaan antimikroba yang rasional sebagai bagian dari peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
- Meningkatkan keterampilan peserta dalam melakukan dan mendokumentasikan medication reconciliation, medication review, komunikasi informasi obat, serta serah terima informasi pengobatan pada proses transisi pelayanan antarunit maupun antar fasilitas kesehatan untuk mengurangi medication discrepancy dan medication error.
- Meningkatkan kemampuan tenaga kefarmasian dalam membangun tata kelola pelayanan yang efektif, adaptif, berkelanjutan, dan berbasis mutu, termasuk optimalisasi proses pelayanan, pemanfaatan teknologi, manajemen risiko, serta pengembangan layanan kefarmasian sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
- Menghasilkan instrumen atau keluaran praktik yang dapat diterapkan di fasilitas masing-masing, seperti formulir rekonsiliasi obat, checklist medication safety, checklist cold chain, alat audit PKPO, algoritma pelaporan medication error, dan standar komunikasi transisi pelayanan.
- Memperkuat kolaborasi antara tenaga vokasi farmasi, apoteker, dan apoteker spesialis serta jejaring praktik kefarmasian di berbagai fasilitas sehingga terbentuk standar pelayanan yang terintegrasi dari proses pengadaan dan distribusi sampai pelayanan langsung kepada pasien.
Judul Materi & Silabus
Pre Test
Oleh: NarasumberSeamless Pharmaceutical Care: One Patient, One Medication Journey
Oleh: Yulia TrisnaPraktik Medication Reconciliation Lintas Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Oleh: Rahmat HidayatPraktik Seamless Cold Chain Management
Oleh: Fasilitator EksternalUpdate Regulasi dan Implementasi CDOB
Oleh: Fasilitator EksternalPraktik Sertifikasi dan Resertifikasi CDOB
Oleh: Hanky FebriandiPenerapan CDAKB dalam Kesinambungan Distribusi Alat Kesehatan
Oleh: Fasilitator EksternalPraktik Corrective and Preventive Action (CAPA) dalam Pelayanan Kefarmasian
Oleh: Fasilitator EksternalPraktik Penyusunan dan Pengelolaan Rencana Kebutuhan Obat (RKO)
Oleh: MARIA ULFAH, S.SI, M.M, APTPraktik Medication Safety: High-Alert Medication, LASA, dan Pencegahan Medication Error
Oleh: Yulia TrisnaSimulasi Medication Error Investigation dan Root Cause Analysis
Oleh: Yulia TrisnaPraktik Bedah Elemen Penilaian PKPO dan Audit Pelayanan Kefarmasian
Oleh: Yulia TrisnaPraktik Antimicrobial Stewardship: Monitoring, Evaluasi, dan Perbaikan Penggunaan Antibiotik
Oleh: Rahmat HidayatSimulasi Pelayanan Kefarmasian melalui Home Visit dan Continuity of Care
Oleh: MARIA ULFAH, S.SI, M.M, APTSimulasi Clinical Handover dan Komunikasi Informasi Obat Lintas Fasilitas Kesehatan
Oleh: Yulia TrisnaPharmacy Growth Strategy Berbasis Mutu Pelayanan Kefarmasian
Oleh: Fasilitator EksternalPraktik Patient-Centered Pharmacy Practice dan Identifikasi Drug Related Problems
Oleh: Yulia TrisnaTata Kelola Administrasi dan Sistem Perpajakan Apotek
Oleh: Fasilitator EksternalSimulasi One Patient, One Medication Journey: Transisi Pelayanan dari Komunitas hingga Rumah Sakit
Oleh: Yulia TrisnaSimulasi Integrated Medication Safety dan Medication Reconciliation
Oleh: Yulia TrisnaPraktik Quality Improvement dan CAPA dalam Pelayanan Kefarmasian
Oleh: Fasilitator EksternalOne Standard for Seamless Pharmaceutical Care: Integrasi Praktik Kefarmasian Lintas Sektor
Oleh: LILIK YUSUF INDRAJAYAFinal Quiz UNITED PHARMACIST, ONE STANDARD FOR SEAMLESS PHARMACEUTICAL CARE Angkatan 1
Oleh: NarasumberYulia Trisna
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapRahmat Hidayat
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapFasilitator Eksternal
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapHanky Febriandi
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapMARIA ULFAH, S.SI, M.M, APT
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapLILIK YUSUF INDRAJAYA
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapSasaran Peserta
Hasil Evaluasi & Ulasan
Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.
Belum Ada Hasil Evaluasi
Data ulasan dan rating akan muncul secara otomatis setelah event selesai dan peserta mengisi feedback di portal LMS.