Placenta The Least Understood Organ
Placenta The Least Understood Organ
Deskripsi Pelatihan
Plasenta adalah suatu cakram jaringan yang menghubungkan rahim ibu dengan tali pusat yang tidak hanya penting bagi kesehatan wanita dan janinnya selama kehamilan namun juga bagi kesehatan keduanya sepanjang kehidupannya.Sepanjang perkembangan janin, plasenta berfungsi baik sebagai agen unik simbiosis manusia dan sebagai sistem ginjal, pernafasan, hati, pencernaan, endokrin, dan kekebalan janin.Meskipun perannya penting dalam kesehatan janin dan wanita hamil, plasenta adalah organ manusia yang paling sedikit dipahami. Karena semakin banyak bukti yang menggarisbawahi pentingnya perkembangan plasenta dalam kesehatan ibu dan anak, maka memahami plasenta manusia akan mengarah pada intervensi preventif dan terapetik yang berdampak panjang.
Penilaian patologi plasenta setelah persalinan memberikan peluang untuk mengidentifikasi keberadaan dan jenis penyakit yang dapat memediasi komplikasi obstetrik utama, terutama pada kasus dimana janin mengalami pertumbuhan terhambat, lahir prematur, lahir mati, atau jika ibu menderita morbiditas hipertensi berat.Pengetahuan tentang temuan patologi plasenta sangat penting dalam penatalaksanaan pasien pada kehamilan berikutnya, karena penyakit ini memiliki penyebab mendasar dan risiko kekambuhan yang sangat berbeda.Beberapa gambaran patologi merupakan ciri khas dari penyakit ibu atau janin tertentu.Sementara pada kasus lainnya, walaupun gambaran patologi sudah dijelaskan dengan baik dan memiliki konsekuensi yang jelas, etiologinya masih menjadi misteri.Aspek patologi plasenta yang mengarah pada pemahaman masalah perinatal juga telah banyak digunakan dalam perselisihan medikolegal dalam beberapa tahun terakhir.
Tujuan & Sasaran
- Memberikan pengetahuan lebih mendalam dan terbaru kepada para peserta mengenai pentingnya peranan plasenta dan pemeriksaan patologi plasenta dalam keberlangsungan suatu kehamilan, maupun komplikasi kehamilan yang mungkin berdampak pada kondisi neonatus.
- Mendapatkan satuan kredit profesi (SKP) bagi peserta seminar yang diperlukan sebagai persyaratan pengurusan perpanjangan surat izin praktik dokter umum, dokter spesialis Patologi Anatomi dan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi.
Kompetensi yang Didapatkan
- Dokter, dokter spesialis patologi anatomi dan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dapat mengetahui peranan plasenta dan pemeriksaan patologi plasenta dalam keberlangsungan suatu kehamilan.
- Dokter, dokter spesialis patologi anatomi dan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dapat mengetahui komplikasi kehamilan yang mungkin berdampak pada kondisi neonatus.
Judul Materi & Silabus
Habitual abortion: causes, diagnosis and treatment
Oleh: BINARWAN HALIMPlacenta & related pregnancy loss
Oleh: DIK PUSPASARI, DRUpdate Challenges in diagnosing and managing Preeclampsia
Oleh: JOHNY MARPAUNG DRFinal Kuis Placenta The Least Understood Organ
Oleh: NarasumberBINARWAN HALIM
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapDIK PUSPASARI, DR
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapJOHNY MARPAUNG DR
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapSasaran Peserta
Hasil Evaluasi & Ulasan
Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.
Belum Ada Hasil Evaluasi
Data ulasan dan rating akan muncul secara otomatis setelah event selesai dan peserta mengisi feedback di portal LMS.