Workshop - Block Anastesi Untuk Tindakan Estetika Dasar Angkatan 1
Workshop - Block Anastesi Untuk Tindakan Estetika Dasar Angkatan 1
Deskripsi Pelatihan
Banyak tindakan estetika yang membuat pasien tidak nyaman, karena memiliki rasa nyeri yang luar biasa, seperti skinbooster, thread lift dan laser fractional. Teknologi anastesi cream saja di rasa kurang mencukupi untuk mengatasi rasa nyeri saat tindakan. Kerjasama dengan dokter anastesi untuk tindakan anatesi lebih dalam seperti sedasi tentunya membutuhkan biaya lebih dan pantauan dokter anastesi. Maka dari itu tindakan block anatesi pada wajah mempermudah kinerja dokter dan memberi rasa nyaman pada pasien.
Tujuan & Sasaran
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami serta melakukan teknik block anestesi secara tepat, aman, dan efektif untuk menunjang tindakan estetika dasar.
Kompetensi yang Didapatkan
· Memahami konsep dasar anestesi lokal dan prinsip kerja block anestesi dalam tindakan estetika.
· Mengidentifikasi anatomi saraf wajah yang berperan dalam prosedur block anestesi.
· Menjelaskan indikasi, kontraindikasi, serta komplikasi yang mungkin terjadi pada tindakan block anestesi.
· Menguasai teknik pemberian block anestesi pada area wajah yang sering digunakan dalam prosedur estetika dasar.
· Meningkatkan keterampilan praktis peserta melalui demonstrasi dan latihan teknik block anestesi secara benar dan aman.
· Menerapkan prinsip keselamatan pasien dan standar prosedur dalam penggunaan anestesi pada praktik estetika.
Judul Materi & Silabus
Basic Anatomi dan Pengenalan Block Anastesi
Oleh: DR. RENO YONORA, SE.SPAPraktek Tindakan nerve block pada area upper face. Nerve block kulit kepala Nerve block mid face & lower face Nerve block tangan
Oleh: DR. RENO YONORA, SE.SPABlock Anastesi untuk Tindakan Estetika Dasar
Oleh: NarasumberDR. RENO YONORA, SE.SPA
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapSasaran Peserta
Hasil Evaluasi & Ulasan
Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.
Semua peserta memberikan rating tanpa ulasan tekstual.